Bupati Buka TMMD Reguler ke-127

Teks foto
BUKA TMMD : Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, resmi membuka kegiatan TMMD Reguler ke-127 di Desa Selangkut Raya, Kecamatan Sungai Laur, Selasa (10/2).

KETAPANG, MENITNEWS.id – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, secara resmi membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127, Selasa (10/2). Kegiatan ini dipusatkan di Desa Selangkut Raya, Kecamatan Sungai Laur.

Program yang akan berlangsung mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026 ini menjadi wujud sinergi lintas sektor dalam mempercepat pembangunan berkeadilan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.

“Program ini tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga penguatan sumber daya manusia guna membangkitkan kembali semangat gotong royong sebagai akar budaya bangsa serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Alex.

Dia juga menjelaskan, TMMD juga membangun semangat, karakter, dan rasa percaya diri masyarakat desa. Melalui pembinaan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mampu, kreatif, dan inovatif dalam mengelola potensi desa, memiliki kesiapsiagaan serta daya tangkal terhadap berbagai ancaman disintegrasi, sekaligus memperkuat persatuan dan keutuhan bangsa.

Pelaksanaan TMMD meliputi Desa Selangkut Raya, Desa Harapan Baru, dan Desa Tanjung Maju, dengan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik, seperti pembangunan MCK individu, rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan rumah ibadah, pipanisasi air bersih, pembangunan gorong-gorong, rehabilitasi jembatan kayu, serta edukasi wawasan kebangsaan.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendorong kemandirian desa,” harapnya.

Alex juga menekankan pentingnya peran camat dan kepala desa untuk aktif membersamai, mengawal, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan TMMD berjalan optimal, sehingga hasil pembangunan benar-benar memberi manfaat berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, TMMD Reguler ke-127 diharapkan menjadi motor penggerak percepatan pembangunan desa yang merata, berkelanjutan, dan berkeadilan di Kabupaten Ketapang,” harapnya. (*)

Berita Terkait